Berita Desa

Membangun Identitas, Meningkatkan Nilai Pasar: Branding Petani Melon oleh Mahasiswa UM BBM

Arjowilangun, Kabupaten Malang 一 Di era pemasaran modern, keberhasilan suatu produk tidak hanya ditentukan oleh kualitasnya, tetapi juga oleh kemampuan untuk membangun identitas yang kuat di mata konsumen. Menyadari pentingnya hal tersebut, mahasiswa UM BBM Kelompok 1 melaksanakan program kerja branding petani melon sebagai upaya mendukung peningkatan nilai tambah, daya saing, dan daya tarik hasil panen petani di tengah persaingan pasar yang semakin berkembang.

Mahasiswa BBM Universitas Negeri Malang menggandeng salah satu petani melon di Dusun Lodalem, Desa Arjowilangun. Mereka memulai dengan melakukan observasi secara langsung ke lokasi ladang melon untuk melihat bagaimana kondisi awal dari ladang tersebut. Setelah melakukan observasi dan bertanya secara langsung ke petani melon, mereka membuat rancangan berupa pembuatan merk, logo, gmaps lokasi ladang melon, media sosial, katalog produk, banner, dan brand tag produk. Rancangan tersebut dipilih berdasarkan permasalahan yang ada saat melakukan observasi, dimana tidak terdapat banner di sekitar ladang, serta pemasaran produk yang hanya sampai pada distributor.

Berdasarkan rancangan yang telah dibuat, mereka memulai dengan pembuatan merk, dan dipilihlah nama “Gloria Melon” yang memiliki filosofi kejayaan atau kemuliaan. Selanjutnya, pembuatan logo dengan nuansa warna hijau dan coklat yang menyiratkan kesegaran dan kesuburan untuk merepresentasikan melon yang berkualitas premium dengan rasa manis alami dari tanah yang subur. Setelah pembuatan merk dan logo produk, mahasiswa UM BBM melanjutkan dengan pembuatan Google Maps lokasi ladang melon untuk mempermudah konsumen melihat informasi penting seperti jam operasional, nomor telepon, dan alamat lengkap secara akurat. Kemudian, pembuatan sosial media yang berisikan konten-konten terkait informasi dan promosi produk, serta pembuatan banner dan brand tag sebagai media promosi fisik.

Melalui program branding yang dilaksanakan oleh mahasiswa UM BBM, diharapkan petani melon tidak hanya mampu menghasilkan produk dengan kualitas yang baik, tetapi juga memiliki identitas usaha yang kuat dan mudah dikenali oleh masyarakat. Melalui pembuatan logo, brand tag, Google Maps lokasi, serta media promosi yang lebih menarik diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas jangkauan pemasaran, dan memberikan nilai tambah pada hasil panen melon. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran petani akan pentingnya strategi pemasaran di era digital sehingga mereka tidak hanya berfokus pada proses budidaya, tetapi juga mampu membangun citra produk yang kompetitif. Oleh karena itu, branding yang telah diterapkan diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang berupa peningkatan daya saing produk, bertambahnya jumlah pelanggan, meningkatnya pendapatan petani, serta mendorong berkembangnya potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Beri Komentar