Arjowilangun, Kabupaten Malang 一 Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) adalah wadah pelayanan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh, dan untuk masyarakat dengan bimbingan petugas terkait. Di Desa Arjowilangun, terkhususnya di Dusun Lodalem posyandu dilaksanakan secara rutin dengan terbagi menjadi 2 pos, pos 13 diperuntukkan untuk balita, dan pos 14 untuk balita serta lansia. Pos tersebut dibagi sesuai dengan kesepakatan bersama masyarakat. Posyandu dilakukan setiap satu bulan sekali dengan tanggal yang sudah ditentukan yaitu setiap tanggal 6 di setiap bulannya. Pada tanggal 6 bulan Juli ini kegiatan posyandu dibantu mahasiswa UM BBM yang sedang melaksanakan KKN di Desa Arjowilangun.
Sasaran utama dari kegiatan ini adalah balita dan lansia usia 60 tahun ke atas. Di Dusun Lodalem, kegiatan ini dilaksanakan oleh kader posyandu di dua tempat berbeda agar mudah dijangkau untuk lansia dan tidak terlalu padat di satu tempat. Setiap pos berfokus pada pemeriksaan secara rutin seperti pengecekan tinggi badan, berat badan, imunisasi dan pengecekan tekanan darah, agar warga tetap terjaga kesehatannya.
Selain kegiatan pemeriksaan secara rutin, ada juga pemberian makanan tambahan (PMT) berupa camilan sehat yang ditujukan untuk balita. Menu PMT disusun berdasarkan gizi yang seimbang. Pemberian PMT ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, mencegah stunting, dan mendukung tumbuh kembang lebih optimal. Camilan sehat ini dibuat dan disajikan langsung oleh kader Posyandu dengan bahan-bahan lokal yang mudah didapatkan dan pasti disukai oleh balita.
Layanan posyandu ini penting untuk dihadiri serta diikuti oleh kelompok umur balita dan lansia guna memantau kesehatan, baik balita maupun lansia. Menurut data yang terdapat dalam web desa Arjowilangun, statistik data penduduk dengan rentang usia lansia mencapai jumlah 2.497 yang tersebar di desa Arjowilangun termasuk dusun Lodalem. Melihat jumlah data lansia yang tinggi, menjadikan pemantauan kesehatan secara berkala oleh posyandu berskala penting untuk mencegah penyakit degeneratif, seperti hipertensi dan stroke. Selain itu, terdapat 704 anak berusia 0–4 tahun yang masuk dalam kelompok balita. Jumlah balita ini membutuhkan pengawasan khusus dan ketat dalam tumbuh kembangnya, memantau status gizi, serta sebagai bentuk pencegahan stunting sejak dini. Oleh karena itu, kehadiran rutin ke posyandu menjadi langkah penting untuk menjaga dua kelompok rentan ini tetap dalam keadaan sehat dan terpantau secara merata.
Alur pelayanan posyandu yang tertib dan terstruktur merupakan aspek penting dalam pelayanan posyandu agar setiap peserta posyandu yang datang merasa nyaman. Peserta posyandu yang sudah datang akan melakukan registrasi dengan ditanyakan detail khusus data diri agar bisa dicatat dalam buku kesehatan yang tersedia untuk lansia maupun balita. Untuk posyandu lansia pertama-tama akan dilakukan pengecekan berat badan, yang kemudian akan dilakukan pengecekan tekanan darah. Kemudian untuk posyandu balita setelah melakukan registrasi maka akan dilakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, untuk memantau tumbuh kembang dari balita. Pada akhir pelayanan, kedua posyandu akan dilakukan skrining kesehatan sederhana bagi lansia dan juga balita.
Melalui program posyandu ini, diharapkan masyarakat Dusun Lodalem dapat merasakan pelayanan yang mampu mendukung kesadaran dalam menjaga kesehatan. Serta semakin yakin untuk selalu melakukan pengecekan kesehatan secara rutin, sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang sehat dan aman.