Berita Desa

Sinergi Kampus dan Desa: Mahasiswa UM BBM Dampingi Warga dalam Kegiatan Prolanis

Arjowilangun, Kabupaten Malang 一 Sebagai bentuk partisipasi aktif, mahasiswa UM BBM Kelompok 1 Desa Arjowilangun turut serta dalam pelaksanaan kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang digelar pada Kamis, 9 Juli 2026, bertempat di Balai Desa Arjowilangun.

Kegiatan Prolanis merupakan program rutin yang bertujuan untuk memantau dan mengelola kesehatan warga, khususnya bagi peserta dengan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus, agar kondisi kesehatan mereka tetap terkontrol dan kualitas hidup semakin membaik.

Empat Pilar Prolanis :

  1. Konsultasi Medis : peserta Prolanis mendapatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan dan konsultasi rutin dengan dokter. Melalui konsultasi ini, dokter dapat memantau perkembangan kondisi kesehatan peserta, mengevaluasi efektivitas pengobatan, serta memberikan saran medis yang sesuai dengan kondisi masing-masing peserta.
  2. Pemberian obat : Peserta memperoleh akses pelayanan obat secara berkala sesuai kebutuhan pengobatan, disertai edukasi mengenai cara penggunaan obat yang benar. Hal ini penting agar pengobatan berjalan efektif dan meminimalkan risiko efek samping akibat kesalahan penggunaan obat.
  3. Edukasi dan Aktivitas Fisik : Kegiatan ini meliputi penyuluhan kesehatan mengenai pola hidup sehat, pengaturan pola makan, serta pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan. Selain itu, peserta juga diajak melakukan senam sehat secara bersama-sama untuk meningkatkan kebugaran fisik dan mempererat kebersamaan antar warga.
  4. Pemeriksaan penunjang : Untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan, peserta menjalani pemeriksaan penunjang seperti pengecekan gula darah, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pengecekan tekanan darah (tensi). Data ini menjadi dasar bagi tenaga medis dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Desa Arjowilangun terus berkomitmen mendukung program kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) yang diselenggarakan secara rutin bekerja sama dengan puskesmas setempat. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah desa dalam menjaga kualitas hidup warganya, khususnya yang memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes melitus.  

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UM BBM Kelompok 1 turut membantu jalannya rangkaian acara, mulai dari persiapan tempat, pendataan dan registrasi peserta, hingga mendampingi proses pemeriksaan kesehatan warga. Kehadiran para mahasiswa mendapat sambutan hangat dari perangkat desa, petugas puskesmas, kader kesehatan desa, maupun warga yang hadir sebagai peserta Prolanis.

Selain membantu teknis pelaksanaan, mahasiswa juga memanfaatkan momen ini untuk berbincang langsung dengan warga lanjut usia yang menjadi peserta Prolanis, memberikan edukasi ringan seputar pola makan sehat dan pentingnya kontrol rutin ke fasilitas kesehatan. Pendekatan yang komunikatif ini membuat warga merasa lebih nyaman dan terbuka selama proses pemeriksaan berlangsung.

Kolaborasi antara mahasiswa dan tenaga kesehatan setempat ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan masyarakat desa. Melalui program BBM, mahasiswa tidak hanya belajar secara akademis, tetapi juga turun langsung merasakan dinamika kehidupan masyarakat serta berkontribusi aktif dalam kegiatan yang bermanfaat bagi warga.

Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan Prolanis ini diharapkan dapat meringankan tugas petugas kesehatan desa sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami kebutuhan dan kondisi riil masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara mahasiswa UM BBM dengan warga Desa Arjowilangun selama masa pengabdian mereka.

Dengan semangat gotong royong, kegiatan Prolanis di Balai Desa Arjowilangun berjalan lancar dan tertib. Pemerintah Desa Arjowilangun mengapresiasi kontribusi mahasiswa UM dan berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut dalam berbagai program kesehatan maupun sosial lainnya di desa.

Beri Komentar