Berita Desa

Pelaksanaan Santunan Anak Yatim di Dusun Lodalem dengan Dukungan Mahasiswa BBM Universitas Negeri Malang

Pada hari Kamis, 25 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Santunan Anak Yatim di Mushola Roudlotus Jannah, Dusun Lodalem, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial mahasiswa Universitas Negeri Malang melalui Program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) sekaligus menjadi upaya mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat setempat. Santunan anak yatim tersebut juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara mahasiswa, pengurus mushola, dan masyarakat dalam menumbuhkan semangat berbagi, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama.

Dalam mendukung pelaksanaan kegiatan, mahasiswa BBM Universitas Negeri Malang memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram dan TikTok, sebagai sarana penggalangan donasi. Informasi mengenai kegiatan disebarluaskan melalui fitur Story sehingga mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut.

Melalui penggalangan dana tersebut, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp2.100.000 dalam waktu beberapa hari. Seluruh dana kemudian disalurkan kepada enam anak yatim yang berada di Dusun Lodalem. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan. Pada hari pelaksanaan, mahasiswa BBM hadir secara langsung untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain menyerahkan hasil donasi kepada para penerima manfaat, mahasiswa juga turut membantu proses pelaksanaan kegiatan sejak awal hingga selesai sehingga acara berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh rasa syukur.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa BBM juga berkesempatan mengenal salah satu tradisi yang hingga kini masih dilestarikan oleh masyarakat Dusun Lodalem. Dalam prosesi santunan, anak-anak yatim dipersilakan naik ke atas panggung sebagai penerima santunan. Selanjutnya, masyarakat secara bergantian memberikan bantuan, baik berupa uang tunai maupun kebutuhan pokok.

Partisipasi masyarakat terlihat sangat baik, baik dari kaum laki-laki maupun perempuan. Setelah menyerahkan bantuan, warga berjabat tangan dengan anak-anak yatim sebagai simbol kasih sayang, perhatian, doa, dan harapan agar mereka senantiasa memperoleh keberkahan serta masa depan yang lebih baik. Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh kebersamaan, dan mencerminkan kuatnya nilai solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Tradisi santunan tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai kepedulian sosial, gotong royong, dan kebersamaan masih terpelihara dengan baik di lingkungan Dusun Lodalem. Bagi mahasiswa BBM Universitas Negeri Malang, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam memahami pentingnya pengabdian kepada masyarakat serta penerapan nilai-nilai sosial secara langsung.

Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memberikan bantuan secara materiil, tetapi juga menghadirkan dukungan moral, perhatian, dan kebersamaan kepada masyarakat. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Ke depan, Program Santunan Anak Yatim diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun dengan melibatkan partisipasi yang lebih luas dari masyarakat maupun berbagai pihak lainnya. Dengan demikian, semangat kepedulian sosial, kedermawanan, dan budaya gotong royong dapat terus tumbuh, sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Beri Komentar